LEGENDA DEPIK
Mungkin kita jarang
mendengar kata depik , ialah ikan ademik disuatu danau di laut tawar Aceh. Takengon , namun ada sebuah cerita yang
cukup terkenal di aceh tengah yakni tetnatng asal usul ikan depik , memang
banyak fersi penceritaan tentang legenda yang satu ini termasuk salah satunya
yang berada di daerah saya, tepatnya di kampong pedemun kecamatan laut tawar.
Depik
Diceritakan di suatu
masa tingallah seorang pemuda yang tingal di seputaran danau laut tawar pemuda
ini adalah seorang tukang kayu, “pembuat sampan” pemuda ini menjalani
kesehariannya dengan bergelut dengan kayu. Suatu hari ia menikahi seorang bunga desa di desanya
hari demi hari mereka lalui dengan suka cita, setiap harinya sang istri pemuda
ini selalu mengantar makanan ke tempat kerja sang suami yakni di dermaga tempat
suaminya memahat sampan, hari-hari pun berlalu, sang suami yang keseharianya
melakukan pekerjaan keras mulai menampakkan kelelahan\ya , suatu pagi tangan
sang suami terluka karna kesalahan teknis kerjanya namun karna pemesan kayu
sudah mendesak ia terpaksa melanjutkan pekerjaanya, dan waktu itu pula sang
istri sedang hamil oleh karna itu pemuda itu membawa bekel sendiri dari rumah,
yang tentunya sang istrilah yang menyiapkanya dulu dirumah . siang pun tiba
waktunya makan siang namun bekalnya hanya berisi telur ayam dan sayur
ditambah garam dan cabe rawit. Setelah makan siang pemuda pun mengeluh karana hanya memakan telur setiap
harinya, di berandai bisa memakan dengan lauk selain telur, namun dalam sedang
dia berandai adai luka pemuda itu pun kembali terbentur dengan siku kiri nya sepontan pemuda ini menjatuhkan nasi yang dia
pangkunya ke danau sembil meringis
kesakitan dia kembali megeluh karn merasa hidupnya begitu berat, disutulah
terjadi keajaiban dari yang maha kuasa, nasi yang terlembar oleh pemuda tadi
seketika berubah menjadi ribuan ikan depik. Dengan rasa penasaran yang kaut
walaupun dengan kesakitan luka tangannya pemuda itu mendekai ribuan ikan depik
yang ada di depan mata nya, dan dengan sabar dia menagkap beberapa, dan membawa
pulang kerumah , sang istri pemuda itu merasa kaget dengan apa yang di bawa
suaminya itu, sang istri pun memesak dan mereka sajikan sebagai makan malam. Bebrapa
bulan kemudian sang istri pun melahirkan tidak begitu pasti jenis kelamin dalam
cerita ini tentang sang anak namun dalam masarakat takengon yang berada di
pingiran danau laut tawar bahwa darah meraka mengalih darah sisi kebaikan tuhan
yak ni ikan depik, mereka juga yakin bahwa semakin seorang anak memakan ikan
depik maka ank itu pun semakin cerdas dan mahir dalam berenang karna nasi yang
jatuh ke danu sudah gosong dari situlah asal muasal corak hitam dan pahit pada
ikan depik yang pahit adalah bagian kepala,
Nah itulah sebuah kisah
tentang ikan depik, memang banyak persi yang ada namun memiliki kisah yang
hampir serupa tiap persinya, saya sendiri adalah anak danau saya tingal di
seputaran danau, orang tua saya adalah seorang nelayan. Kami juga mengkonsumsi
ikan depik dan di dalam darah daging kami tersimpan sembuah keajaiban yakni
ikan depik,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar